BPSDM KP Gelar Temu Teknis Penyuluh Perikanan di Indramayu

Jakarta, PAB-Online
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPSDM KP) menggelar temu teknis penyuluh perikanan se-Kabupaten Indramayu. Sasaran kegiatan ini ditujukan kepada  40 orang penyuluh perikanan, baik penyuluh PNS, Penyuluh Perikanan Tenaga Kontrak (PPTK), dan penyuluh swadaya. Output dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan perilaku, sikap, dan keterampilan penyuluh perikanan mendukung keberhasilan pilar-pilar industrialisasi perikanan, khususnya komoditas udang di kawasan Pantai Utara Jawa (Pantura).

Dalam kesempatan itu, Kepala BPSDM KP, Dr.Suseno juga menyerahkan bantuan berupa pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) kelautan dan perikanan dari BPSDM KP.Bantuan tersebut berupa 2 paket pelatihan bagi Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) senilai Rp 40 juta dan bantuan penyelenggaraan penyuluhan senilai Rp 215.275.000.

Bantuan penyelenggaraan penyuluhan tersebut terdiri dari 5 paket Bantuan Operasional Penyuluh PNS, 10 paket honor Penyuluh Perikanan Tenaga Kontrak (PPTK), 10 paket jaket penyuluh perikanan, 4 unit sarana komunikasi bagi penyuluh perikanan, dan 2 paket sarana pendukung perikanan berupa DO meter, PH meter, dan Salinitest Salt. Penerima bantuan secara simbolis diwakili oleh dua orang penyuluh perikanan Kabupaten Indramayu, yang terdiri dari seorang penyuluh PNS yang menerima sarana pendukung penyuluhan perikanan/teskit dan jaket penyuluh serta seorang PPTK yang menerima Surat Keputusan PPTK dan sarana komunikasi penyuluh. Selain penyerahan bantuan, dilakukan pula acara pengukuhan penyuluh swadaya dan swasta.  

“Kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh BPSDM KP merupakan bagian dari Program Pengembangan SDM KP, selain pendidikan dan pelatihan, yang memiliki peranan strategis dalam mendukung pencapaian pembangunan kelautan dan perikanan secara keseluruhan. Peranan strategis tersebut diarahkan untuk mendorong dan mempercepat peningkatan kapasitas SDM KP, sehingga memiliki kapasitas dan kompetensi yang diharapkan untuk optimalnya pelaksanaan pembangunan kelautan dan perikanan,” kata Suseno.

Dikatakan, kegiatan penyuluhan kelautan dan perikanan dilaksanakan oleh Pusat Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Pusluh KP), berupa pendampingan bagi pelaku utama KP (nelayan, pembudidaya dan pengolah ikan, serta petambak garam) dan pelaku usaha di lapangan. Kegiatan ini diselenggarakan melalui proses pembelajaran bagi pelaku utama dan usaha tersebut agar mereka mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan dirinya dalam mengakses informasi pasar, teknologi, permodalan, dan sumberdaya lainnya sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan, dan kesejahteraannya, serta meningkatkan kesadaran dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup. Sistem penyuluhan kelautan dan perikanan diarahkan melalui pengembangan keahlian dan keberpihakan kepada nelayan, pembudidaya ikan, dan pengolah ikan, serta meningkatkan citra penyuluhan.

Dalam menyelenggarakan kegiatan penyuluhan, Pusluh KP, bekerja sama dengan Daerah melalui penyediaan tenaga penyuluh perikanan yang tersebar di 33 provinsi. Para penyuluh tersebut selain sebagai pendamping pelaku utama dan usaha, juga sebagai pencatat data di lapangan di sektor KP. Mereka juga harus bisa menjadi penghubung antara pelaku utama/usaha dengan pihak perbankan. Mereka menjadi pendamping dalam mengakses kredit program pemerintah, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dalam mendukung industrialisasi KP di Indramayu dan wilayah Pantura lainnya, para penyuluh berperan dalam penumbuhan dan pengembangan peran kelembagaan pelaku utama perikanan, khususnya pembudidaya ikan dan petambak udang, serta pendampingan manajemen bisnis perikanan melalui fasilitasi konsultasi pada 5 lokasi kawasan industrialisasi perikanan di Pantura. Mereka juga berperan dalam pendampingan dan pengawalan teknologi budidaya udang melalui perontohan aplikasi teknologi mendukung peningkatan produksi udang windu di Kabupaten Karawang dan vaname di Kabupaten Cirebon dan Indramayu. Selain itu, mereka aktif pula di coaching clinic dan in-house training pada UPT KKP dan kegiatan magang pelaku utama perikanan mengenai teknis pembudidayaan udang pada pelaku utama dan usaha yang berhasil.

Berdasarkan data per hari ini, yang diperoleh dari Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan KP (Simluh KP), Kabupaten Indramayu memiliki 68 orang penyuluh perikanan. Mereka terdiri dari 5 orang PNS, 10 PPTK, dan 53 penyuluh swadaya. Jumlah tersebut merupakan bagian dari 9.122 orang  penyuluh perikanan se-Indonesia. Dari jumlah total tersebut, sebanyak 3.425 orang penyuluh PNS, 1.680 orang PPTK, 3.981 orang penyuluh swadaya, 4 orang penyuluh swasta, dan 32 orang penyuluh honorer.

Nah, dengan adanya kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan ke Kab. Indramayu, diharapkan dapat meningkatkan peran penyuluh kelautan dan perikanan, sebagai pendamping masyarakat pelaku utama/usaha kelautan dan perikanan guna mendukung pembangunan dan industrialisasi kelautan dan perikanan, khususnya di wilayah Pantura. (idt)

 

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.