HOT NEWS
Kamis, 31 Januari 2013 06:52   
Makam Syech Machmud Di Barus Butuh Perawatan

Sibolga, PAB-Online

Makam penyebar Agama Islam di Tapanuli, Syech Machmud, yang berasal dari Hadratul Maut (Jazirah Arab), di Papan Tinggi Desa Pananggahan, Kecamatan Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, tidak terawat.

Makam Syech Machmud tersebut, menurut dia, termasuk salah satu makam kuno dan sebagai bukti sejarah bahwa Kota Tua Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dari masuknya Agama Islam pertama di Pantai Barat Sumatera. “Karena itu, makam yang sering diziarahi wisatawan dari luar negeri dan wisatawan Nusantara itu perlu dirawat dan dilestarikan agar tidak mudah rusak,” kata salah pemandu wisata, Zuardin Manullang (56).

“Makam tua dengan panjang lebih kurang tujuh meter dan berada di puncak gunung dengan ketinggian mencapai 200 meter dari permukaan laut, dengan areal pemakaman yang memiliki luas 1,5 hektare itu memiliki nilai sejarah cukup tinggi,” di Papan Tinggi Barus. Jumlah makam yang terdapat di tempat bersejarah itu, diperkirakan lebih kurang 215 makam dengan batu nisan yang besar dan kecil. Makam tersebut ditandai dengan ukiran bergaya arab.tambah beliau.

Sesuai dengan namanya, Situs Makam Papan Tinggi yang memiliki rincian prasasti itu banyak mendapat perhatian para pengunjung dan wisatawan dari berbagai daerah, yakni Pulau Jawa, Padang, Pekanbaru, Lampung, Medan, Padang Sidempuan Binjai, Sibolga dan daerah lainnya.

“Makam Syech Machmud ini merupakan salah satu diantara makam “Aulia 44″ di Kota Bersejarah Barus,” ujar Manullang yang juga warga Barus.Dia mengatakan, makam yang berada di atas perbukitan yang cukup tinggi itu ditempuh dengan berjalan kaki di jalan yang cukup sempit.

Bahkan, sebelum menaiki tangga menuju makam tua tersebut, para pengunjung diwajibkan mengambil air wudhu di pancuran dan memanjatkan doa, sehingga diharapkan peziarah itu dapat melaksanakan niat sucinya.

“Jadi, para pengunjung yang ingin mendaki anak tangga menuju makam Aulia yang mencapai lebih kurang 830 tangga (147 meter) itu harus dalam keadaan fisik yang sehat dan juga harus hati-hati,” ucap dia.

“Para pengunjung ada yang keadaan setengah jalan di tangga , tiba-tiba saja turun karena tidak sanggup meneruskan perjalanan. Ada juga dengan semangat yang tinggi dan percaya diri mampu sampai ke tujuan, yakni makam tersebut,” ujar Manullang.

Selain itu, katanya, setiap pengunjung/peziarah yang menghitung jumlah anak tangga itu tidak ada yang pernah tepat dan satu sama lain berbeda. Kadang-kadang ada warga menghitung tangga itu berjumlah 743 tangga, ada juga 726, dan sebagainya.”Hal ini juga menjadi tanda tanya bagi peziarah yang pernah naik ke makam tua,” ujar Manullang. Menurut dia, konon Papan Tinggi itu dulunya merupakan tempat masyarakat Barus mengambil papan.

“Jadi, lama-lama kelamaan orang telah terbiasa menyebutnya dengan nama Makam Papan Tinggi sampai sekarang ini. Nama Papan Tinggi itu belum pernah diubah dan sebagian masyarakat menganggap tempat itu sangat bersejarah, apalagi makamnya panjang dan mempunyai batu nisan besar, serta tinggi,” kata Manullang.

Kabupaten Tapanuli Tengah juga memiliki 31 pulau dan beberapa diantaranya tiga pegunungan/bukit, 48 pantai, 22 air terjun, dua danau, dua objek wisata buatan dan 19 tempat bersejarah. Daya tarik wisata utama daerah ini adalah Teluk Tapian Nauli, Pesona keindahan pantai laut dan bawah laut, peninggalan budaya dan atraksi budaya.

Islam masuk ke Barus pada sekitar abad ke-7 Masehi, Agama Islam telah ada di Kota Tua Barus dan sekaligus berpendapat bahwa di Barus inilah awal mulanya Islam masuk ke Indonesia. (Juneidi)

 

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.