HOT NEWS
Ekonomi
Kamis, 12 Mei 2011 10:27   
Awas... Kartu Kredit Bank Bukopin

Kira-kira sudah 1 bulan lebih saya baru mengetahui kalau ada penggunaan 2 ( dua ) kartu kredit Bank Bukopin dengan plafond masing-masing Rp 15.000.000,- ( lima belas juta rupiah ) yang menggunakan data-data saya dengan posisi kreditnya tertunggak, namun saya tidak memiliki Kartu kredit tersebut serta tidak menerima tagihan.

Yang sangat mengherankan semua data-data saya yang tercantum dalam database Bank Bukopin, baik nama, tanggal lahir, No. KTP, nama ibu kandung, nama saudara kandung yang tidak serumah dan No.Debitur Identification Number ( DIN ) semuanya sama. Yang berbeda hanya alamat, no.telp dan nama perusahaan.

Atas ketidaknyamanan tersebut saya selaku pengusaha yang bergerak dibidang Developer di Batam sangat dirugikan dan berdampak pada kredibiltas saya dalam urusan Perbankan. Dan saya telah mengirim surat klarifikasi kepada Bank Bukopin cab. Batam sebanyak 2 ( dua ) kali pertanggal 6 April 2011 dan 19 April 2011 dengan tembusan Bank Indonesia cab. Batam.

Saya sangat Kecewa atas jawaban surat Bank Bukopin via Fax tanggal 20 April 2011 tanpa Permohonan maafnya serta menyatakan bahwa penerbitan kartu kredit telah melalui proses verifikasi - survey lapangan - penerima kartu telah sesuai dan selama dalam investigasi Bank Bukopin telah menarik nama Lina dari Sistem Informasi Debitur (SID) Bank Indonesia yang akan terlihat dibulan berikutnya ( tanpa kepastian tanggal dan bulannnya).

Perlu diketahui saya telah mencek SID di Bank Indonesia cab. Batam pertanggal 06 April 2011 ternyata tunggakan tersebut masih tercantum.

Karena itu saya menuntut agar Bank Bukopin mengeluarkan Surat Pernyataan bahwa tunggakan 2 ( dua ) kartu kredit tersebut bukan milik saya.


LINA
0812-7019531, fax. 0778-425664
Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

 
Selasa, 26 April 2011 22:30   
Kecewa Pelayanan Honda Wahana Kalimalang

Kira-kira baru 2 bulan saya membeli motor Honda CS1. Tetapi setelah motor belum satu bulan tiba-tiba spedometer digital mati total. Saya mencoba untuk mengklaim ke dealer resmi HONDA tempat saya mengambil motor yaitu di Wahana Kalimalang yang beralamatkan di jalan Inspeksi Kalimalang tepatnya di Hoka-Hoka Bento Kalimalang.

Setelah saya klaim pertama kali dia memberi janji 1 minggu motor akan segera dibereskan tapi janji tinggal janji. Waktu itu tanggal 18 April sampai 20 April 2011. Setelah itu saya menagih janji itu dan akhirnya pihak dealer menyanggupi untuk membereskan kerusakan yang ada pada motor saya.

Dan motor pun langsung diambil dan kira-kira 24 jam motor saya dirawat inap di Wahana Kalimalang. dan setelah motor dirawat inap selama 1 hari 1 malam motor pun akhirnya dipulangkan pada saya dengan kondisi masih utuh dan dengan janji selama 2 minggu motor baru selesai, namun sayangnya spedometer tidak diganti dan masih dalam kondisi rusak.

Anehnya ketika motor sampai di rumah, saya merasa aneh dengan spare part motor (kanvas rem dan disck brake belakang). Seperti ditukar dengan kanvas rem dan disckbrake bekas dan tidak ada hubungannya dengan yang saya keluhkan.

Tidak ada konfrimasi sebelumnya. Menurut saya, kejadian seperti ini sangat mengecewakan. Kejadian ini seperti pengambilan tanpa izin atau lebih tepatnya mencuri.

Akhirnya saya klaim lagi pada dealer tersebut dan motor pun dibawa lagi selama 4 hari (21 April sampai 25 April) dengan janji motor akan selesai pada hari Sabtu. Namun pada kenyataannya meski telah lama motor saya menginap di dealer tersebut hanya kanvas yang diganti, sementara disc brake dan spedometer belum diganti.

Akhirnya saya menerima janji kembali, disc brake karatan pun masih menempel di motor saya hasil dari keterampilan montir. Sementara ketika ditanya kepada montir bengkel tersebut, ia tidak mau mengaku.

Padahal sudah jelas kanvas rem dan disc brake ditukar dengan yang lama dan kondisinya rusak. Mereka pun tidak ingin mengakuinya. Salah satu montir bilang buat apa kita gonta-ganti barang tersebut. "Untuk apa di sini gonta-ganti itu," ucap montir.

Karena itu saya menuntut agar spedometer motor diganti, disc brake dan kanvas rem dikembalikan ke kondisi semulau atau baru.

Pesan untuk para staff Honda Wahana Kalimalang, karyawan maupun marketing dan terutama montir kalau janji mohon ditepati dan jangan iklan saja yang heboh.


Restu Widianto
0838 9278 0996
Komplek BPKP No 12 Situ Gintung Ciputat, Tangerang

 


Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.