|
|
| Pengarahan Penanganan Diabetes Militus |
|
Jakarta, PAB-Online Dalam rangka pembinaan personel Kolinlamil di bidang kesehatan, Dinas Kesehatan Komando Lintas Laut Militer (Diskes Kolinlamil) mengadakan arahan kesehatan tentang penanganan serta pengobatan Penyakit kronis dengan diagnosa Diabetes Militus yang dilaksanakan di ruang urikes Diskes Kolinlamil Jl Dahlia 2, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (02/02). Menurut Kadiskes Kolinlamil Letkol Laut (K) drg. Ridwan Purwanto, MARS, yang diwakili oleh Kapten Laut (K/W) dr. Fransiska Drie N. mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan penjelasan tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi seluruh anggota Kolinlamil dengan tujuan agar pencegahan dan penanganan bagi anggota yang terdiagnosa penyakit Diabetes Militus dapat tertangani dengan tepat. Selain itu juga salah satu upaya Diskes Kolinlamil dalam pembinaan kesehatan dengan melaksanakan pemantauan kondisi fisik dan jiwa anggota Kolinlamil untuk mengetahui status kesehatannya. Lebih lanjut dikatakan bahwa Diabetes Militus adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan gula darah serta gula darah dikontrol oleh insulin. Dengan tanda gejala diantaranya kadar gula darah lebih 160 mg/dl, sering kencing, cepat haus serta mudah lapar. Selain itu juga disampaikan bahwa penyakit Diabetes Militus dapat dicegah dengan melakukan diet makan, olahraga teratur, dan obat dari dokter secara rutin. Juga makanan yang dianjurkan diantaranya dari hewani daging yang tanpa lemak, dari nabati kacang-kacangan, buah-buahan dan sayuran serta perlunya menghindari makanan yang berkarbohidrat seperti Nasi, Roti, jeroan, gorengan, serta makanan yang berminyak ujarnya. Diakhir arahannya pada pertemuan tersebut dr. Fransiska Drie N. Menyarankan kepada anggota Kolinlamil yang terdiagnosa penyakit Diabetes militus untuk rajin-rajin urikkes dengan memeriksakan kadar gula darah dalam tubuh minimal sebulan sekali. Dari data urikkes tahun 2011 yang berada di Diskes Kolinlamil, hasil urikkes personel Kolinlamil yang memerlukan tindak lanjut penanganan yang terdiagnosa penyakit Diabetes Militus sebanyak 15 orang, ujarnya.(Win) |
